Kepergian Yon Koeswoyo Sejuta Kenangan Takkan Pernah Hilang

newswartapublik
By newswartapublik Januari 5, 2018 09:05

Kepergian Yon Koeswoyo Sejuta Kenangan Takkan Pernah Hilang

Story Highlights

  • Yon Koeswoyo berpulang.

Jakarta, News Warta Publik-Berita berpulangnya sang maestro Yon Koeswoyo menyisakan duka yang mendalam seluruh musisi tanah air, Jumat 5/1/2018.

Siapa yang tak kenal Koes Plus, band leganda tanah air yang tak lekang oleh Jaman, pelopor band musik ditanah air siapapun pasti berhutang budi pada mereka.

Koes Plus yang dibentuk diera tahun 1968 merupakan kelanjutan dari nama band yang sebelum bernama Koes Brothers, Jon, Tony, Yon, Yok, dan Nomo kelima bersaudara ini menjadi tonggak sejarah band ditanah air.

Band ini terus mengalami performansi, Jon Koeswoyo kakak kandung Tony Koeswoyo mengundurkan diri, Tony, Yon,Yok dan Nomo akhirnya mengganti nama menjadi Koes Bersaudara.

Diera ini Koes Bersaudara sempat banyak dikenal olah pemuda pada waktu itu karena banyak membawakan lagu The Beatles, Begges dan Everlyi Brothers dimana saat itu pemerintah orde lama melarang masuknya budaya barat.

Bahkan karena bermusik ala ngak-ngik-ngok mereka sempat dijebloskan oleh Bung Karno karena dituduh Subversif.

Namun karena alasan bermusik tanpa ada unsur politik Koes Bersaudara akhirnya dibebaskan menjeleng meletusnya G 30 S/PKI, saat itu bagaikan burung lepas Koes Bersaudara banyak menyanyikan lagu-lagu mereka sendiri dan bahkan mereka banyak digandrungi anak-abak muda kala itu.

Saat dipuncak kejayaan Koes Bersaudara mengalami kepincangan lantaran Nomo sibuk bekerja yang akhirnya Nomo Keluar dari Band Koes Bersaudara.

Tony yang tak mau berhenti berkarya akhirnya menarik Murry untuk menggantikan Nomo Koeswoyo dan band ini pun berubah menjadi yang kita kenal saat ini Koes Plus.

Era pertama lahirnya Koes Plus awalnya tidak mendapat simpati dari masyarakat, saat itu pula Yok Koeswoyo memilih tidak ikut dan posisi Yok digantikan Totok Ar, nama yang perlu dicatat juga karena sebelum Koes Plus dikenal Totok AR pernah ikut dalam album pertama Koes Plus, seriring dengan waktu yang berjalan Album pertama Koes Plus sempat tidak laku hingga sang drumer Mury ngambek pulang kampung sambil membagi-bagikan piringan hitam kepada tetangga.

Namun, saat Jambore band di Senayan, band-band lain mencoba dengan menunjukan kebolehannya menyanyikan lagu-lagu barat, tapi entah kenapa Koes Plus justru menjadi perhatian masyakat saat itu karena menyanyikan lagu mereka sendiri, tak ayal nama mereka mencuat dan bahkan album pertama Koes Plus banyak diburu orang.

Saat itu Koes Plus mulai berjaya, hampir disetiap sudut membicarakan Koes Plus, seklumit perjalanan grub band legendaris yang tak pernah habis diceritakan dan seiring itu pula, Tony, Murry dan kini Yon berpulang kepangkuan Tuhan.

Kepergian Yon Koeswoyo tentu sangat kehilangan bagi semua penggemarnya maupun seniman ditanah air, Yon Koeswoyo yang memilik nama asli Koesyono meninggal pada usia 77 tahun dirumahnya, Ia dimakamkan deket makam kakaknya Tonny Koeswoyo ditanah kusir sabtu besok 6/1/2018, selamat jalan Yon Koeswoyo sejuta kenangan tak kan pernah hilang.[ Red ]

 

 

Reporter by Ug Dani
News Warta Publik

 

Image CNNIndonesia.

newswartapublik
By newswartapublik Januari 5, 2018 09:05
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*