Pengamat YCGI, Terkait SDN Ibu Jenab 1 Ucapan Wabup Cianjur Tidak Konsisten

newswartapublik
By newswartapublik Januari 25, 2018 11:34

Pengamat YCGI, Terkait SDN Ibu Jenab 1 Ucapan Wabup Cianjur Tidak Konsisten

Story Highlights

  • Ucapan Wabup dinilai tidak konsisten.

Cianjur, News Warta Publik -Pengamat Pemerintahan dari YCGI, Ridwan Mubarok menyayangkan tidak konsistennya ucapan Wabup terkait SDN Ibu Jenab 1. Padahal, pada pertemuan pada hari Rabu, tanggal 10 Januari 2018 lalu, Wabup secara jelas mengatakan jika bangunan SDN Ibu Jenab 1 bukan salah satu cagar budaya.

“Hal itu diucapkan Wabup saat pertemuan dengan pihak pewaris pengelola lahan wakaf, komite sekolah, cucu dan cicit Ibu SIti Jenab serta perwakilan Bupati oleh Dinas Pendidikan. Jelas saat itu diucapkan oleh Wabup bahwa SDN Ibu Jenab 1 bukan cagar budaya,” kata Mobarok saat dihubungi.

Apalagi, sambung Mubarok, telah terjadi pembongkaran sebagai salah satu bentuk pengerusakan benda cagar budaya. Terlihat dari beberapa bagian lokasi cagar budaya SDN Ibu Jenab 1 telah dibongkar dan jelas itu jauh dari kata memelihara cagar budaya.

“Pengerusakan cagar budaya itu ada sanksi pidananya. Ini salah satu bentuk kelalaian yang disengaja oleh unsur birokrasi, jelas ini akan berdampak kepada kepala daerah dan wakilnya,” ujar Mubarok.

Mubarok membeberkan, alihfungsi SDN Ibu Jenab 1 sudah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. Sehingga jika Wabup menyangkal adanya rencana itu, sungguh tidak masuk akal.

“Kalau memang Wabup menyangkal pembangunan kantung parkir itu, sangat disayangkan. Karena  Saya memiliki bukti hasil kajian dan siteplan pembangunannya,” ujarnya.

Ia menegaskan, rencana itu merupakan salah satu bentuk meniadakan peran-peran pendidikan di Kabupaten Cianjur. Selama hal itu berlangsung Ia akan terus melakukan aksi guna mempertahankan pendidikan di Cianjur.

“Aksi akan terus kami lanjutkan, hingga bentuk peniadaan peran-peran pendidikan hangus dari Kabupaten Cianjur,” tegas Mubarok.

Sementara itu, Pendiri Padepokan Maenpo Pancer Bumi Cianjur yang sekaligus menjabat sebagai Ketua II, Deden Sukmayadi menuturkan SDN Ibu Jenab 1 merupakan bentuk peradaban pendidikan di Kota Tatar Santri. Meskipun hanya halamannya yang diubah menjadi kantung parkir, Ia secara tegas menolak.

“Sudah banyak yang menempuh pendidikan disana, banyak yang menjadi pemimpin dan sukses hidupnya, berawal dari SDN Ibu Jenab 1. Kalau dihitung, sudah 5 generasi yang bersekolah disana,”  tutur Deden.[ Red ]

 
Reporter by Randi
News Warta Publik

newswartapublik
By newswartapublik Januari 25, 2018 11:34
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment
View comments

Write a comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*