Bogor, News Warta PublikJelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bogor 2018, bakal calon walikota terus bermunculan. Adalah Bambang Saputro yang siap bersaing dengan tokoh-tokoh seperti, Bima Arya, Usmar Hariman, Dadang Iskandar Danubrata, Zaenul Mutaqien, Tauhid J Tagor, Edgar Suratman, dan lainnya.

Bambang sendiri lebih memilih maju dalam Pilkada tanpa kendaraan politik alias menempuh jalur perseorangan atau independen. Pria berusia 36 tahun merupakan sosok jenaka dan bersahaja yang kini sedang viral di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Path.

Bambang diketahui berprofesi sebagai guru IPS di SMK Bhineka Nusantara Cisarua. Sosoknya viral lantaran singkatan namanya yang tak lazim. Selain itu, Bambang juga mengusung tagline Bogor Tertawa (Tertib dan Bertaqwa).

Kepada wartawan, Bambang menjelaskan alasannya maju dalam kontestasi Pilkada Kota Bogor. Ia menyatakan bahwa niatnya mencalonkan diri sebagai kepala daerah adalah untuk membawa Kota Hujan lebih maju dari saat ini. Baik, dalam hal pendidikan, fasilitas publik, kesehatan, serta kebersihan.

“Sebagai calon walikota dari jalur independent, saya ingin maju bersama-sama mengayomi yang ada di Kota Bogor. Saya ingin membuat masyarakat Kota Bogor lebih ceria,” ungkap pria berkacamata itu ketika disambangi di salahsatu warung kopi di bilangan Layungsari, Kecamatan Bogor Selatan, belum lama ini.

Bambang menegaskan, apabila dia terpilih menjadi walikota nanti, ia lebih memilih bekerja nyata dan tidak mengedepankan pencitraan. “Tunjukan kepada rakyat dengan kerja nyata dari jajaran bawah hingga ke atas, bukan pencitraan ya,” tegasnya.

Saat disinggung mengenai berapa jumlah KTP yang sudah berhasil dikumpulkan sebagai syarat maju melalui jalur independen. Bambang mengaku sejauh ini ia telah mengumpulkan 50 ribu KTP. “Kan syaratnya 75 ribu, Insya Allah dengan izin Allah bisa terkumpul,” tukasnya.[ Red ]

 

 

Reporter by Andy Djava.
News Warta Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini