Bogor, News Warta Publik – Dua program Bupati Bogor dan Pasangannya yaitu Ade Yasin dan Wakilnya Iwan Setiawan meluncurkan dua program dari 5 program sebagai arah dan kebijakan yang menunjang kemajuan Kabupaten Bogor.

Tentu saja program tersebut di laksanakan tugas, pokok, dan fungsinya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Kepala Disdik Kabupaten Bogor Tb. Lutfi, dalam sambutannya.

Program ini sangat tepat sesuai dengan visi misi Disdik Kabupaten Bogor. Program ini telah dibuat oleh Bupati dan wakilnya jauh sebelum menempati Gedung Tegar Beriman. Buat Disdik suatu keharusan karena sesuai dengan amanat Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, dan seluruh keputusan dan instruksi menteri. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajarannya harus mampu memperkuat dan memaksimalkan program Pancakarsa.

Dalam peluncuran program sekaligus Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Bogor, oleh Bupati sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bogor. Melantik dan mengukuhkan Bunda PAUD kecamatan dari 40 kecamatan, tentu saja untuk mempercepat program Kabupaten Bogor Cerdas dan Kabupaten Bogor Berkeadaban bisa dimulai sejak dini.

Budayawan Bogor Rd. Ace Sumanta yang hadir dalam acara tersebut sangat menyambut dan mengapresiasi program yang sangat positif. Tidak hanya menjadi jargon saat kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati akan tetapi bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Bogor.

Sebelum acara Peluncuran Bogor Cerdas, Bogor Berkeadaban dan Ayo ke PAUD secara resmi oleh Bupati Bogor Ade Yasin diisi hiburan dan pagelaran seni budaya oleh pelajar yang bernuansa kearifan lokal maupun nasional. Sangat spektakuler karena hampir semua materi kesenian dilaksanakan oleh pelajar baik’dari tingkat PAUD, SD, dan SMP. Ada drama, puisi, jaipong, angklung, nyanyian solo dan duet, kreasi santri, dll.

Memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru dan sekolah berprestasi termasuk pencanangan sekolah berbasis digital. “Patut menjadi Gerakan Kecerdasan dan Berkeadaban Menyeluruh di Kabupaten Bogor sesuai dengan tingkatan”, kata Ace Sumanta.

Bupati Bogor berharap memaksimalkan potensi dan kemampuan, karena begitu besar, kaya dan beragam, SDA dan SDM, Kabupaten Bogor akan punya Kebun Raya jauh lebih luas dari yang sudah ada di Kota Bogor. Selain itu, Bupati mencanangkan setiap hari Kamis menggunakan Basa Sunda sebagai Bahasa Ibu di kalangan OPD.

“Hingga tingkat bawah, tentu juga pelajar agar Basa Sunda sebagai Bahasa Ibu tidak punah” Ujar Bupati Ade Munawaroh Yasin.

Menurut Ace Sumanta, semoga ini menjadi langkah awal, walaupun tidak mengatakan wajib dibarengi mengenakan pakaian adat Sunda.

“Semoga ke depan program ke-Sunda-an bisa laksanakan secara utuh, karena Bogor pusatnya Kerajaan Pajajaran. Bahkan kalau kita tengok ke belakang sejak abad ke-7 Kerajaan Sunda yang awalnya dipimpin oleh Maharaja Tarusbawa (669-723 M) yang menggantikan Kerajaan Tarumanegara”, ungkap Pemerhati Sejarah dan Cagar Budaya.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat daerah, beragama profesi dan undangan, hadir perwakilan kementerian yakni dari Kemendikbud, dan Kementerian Desa. Juga disambut pihak UNISEF perwakilan Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini