Daerah Berpenghargaan yang Kena OTT KPK, Kabupaten Bekasi Sudah Lama Bermasalah

0
89

News Warta Publik-Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK dengan dikandangkannya 10 orang terduga tersangkut kasus di DInas PUPR Kabupaten Bekasi mencoreng penghargaan yang selama ini diterima oleh Kabupaten Bekasi.

Lembaga Kaki Publik menilai, bahwa penghargaan yang selama ini diterima, tidak dapat menjadi tolok ukur besihnya seuatu kepemerintahan. Terlebih lagi, penghargaan yang diterima selama ini oleh Kabupaten Bekasi tidak memiliki tolok ukur yang jelas, mengingat bahwa rusaknya fasilitas dan infrastruktur yang ada di Kabupaten Bekasi.

Selain itu, Lembaga Kaki Publik menilai, bahwa kebanggan Pemkab Bekasi karena telah mendapatkan banyak penghargaan seharusnya tidak menjadikan Pemkab Bekasi menjadi jemawa.

Kaki Publik berharap, dengan OTT KPK di Kabupaten Bekasi, KPK dapat menangkap siapa saja yang terlibat selain 10 orang yang telah digelandang ke markas KPK pada senin dini hari tadi. Hal ini harus dilakukan demi terciptanya Kabupaten Bekasi yang bersih dari para koruptor.

Kaki Publik mendorong KPK untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus lainnya yang dilakukan oleh DInas PUPR, seperti misalnya pembangunan asrama haji yang bermasalah yang telah menelan anggaran begitu besar, selain itu, terkait pembangunan infrastruktur, dan sarana pra-sarana yang dilakukan oleh Dinas PUPR.

Kaki Publik menilai, bahwa selama ini yang mengurus pembangunan di wilayah Kota Bekasi banyak di kelola oleh Dinas PUPR, sehingga OTT yang dilakukan ini seharusnya dapat menelusuri kasus-kasus lain yang janggal, termasuk kasus asrama haji, buruknya infrastruktur, dan terbangunya infrastruktur yang dijalani secara asal-asalan.

OTT di Kabupaten Bekasi harus menjadi pukulan telak bagi Pemkab Bekasi, sehingga klaim terhadap penghargaan selama ini, mendorong Pemkab Bekasi untuk lebih serius menjalani pemerintahan dengan anggaran yang telah disediakan, bukan hanya menerima penghargaan tanpa kinerja yang terbukti di setiap daerah di Kabupaten Bekasi.

Setelah OTT KPK di Kabupaten Bekasi, setidaknya menjelaskan kepada seluruh warga Kabupaten Bekasi betapa buruknya manajemen pemkab bekasi dalam menjalankan kepemerintahan, berbanding terbalik dari penghargaan yang selama ini diterima.[ Red ]

 

Adri Zulpianto
Direktur Lembaga Kaki Publik
(Lembaga Kajian dan Analisa Keterbukaan Informasi Publik)

Ilustrasi google

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini