Bogor, News Warta Publik Kendang adalah salah satu waditra karawitan yang berbentuk tabung terbuat dari kayu dengan tutup tabung dari kulit binatang. Dalam pertunjukan kesenian sunda, seperti pertunjukan wayang golek, kliningan, pencak silat, ketuk tilu, degung, celempungan, calung, sisingaan, jaipongan, serta bajidoran, kendang berperan penting dalam pengaturan irama lagu.

Hal ini disebabkan karena kendang merupakan unsur yang sangat dominan dalam mengatur jalannya pertunjukan. Disamping itu, kendang sunda pada umumnya lebih atraktif dan komunikatif. Seperti yang dikatakan kang Uchuy pengrajin kendang dari Cikalancing Ciampea Bogor Jawa barat yang juga bagian dari keluarga besar paguyuban pecinta Wayang golek Bogor Raya.

Menurut nya, dari seperangkat alat gamelan jawa atau Jawa barat, yang paling menjadi pusat perhatian ataupun pendengar adalah alat yang disebut kendang.

“Waditra kendang terutama yang ada di sunda, umumnya terbuat dari kayu keras,” kata kang Uchuy kepada news warta publik. Minggu, (20/5/2018).

Kayu untuk membuat kendang. Tambah dia, telah dibakukan yaitu kayu keras yang mempunyai urat berbelit-belit, maksudnya supaya tidak mudah pecah. Kayu tersebut diantaranya nangka, kelapa, mahoni, dan kayu rambutan. Dari beberapa jenis kayu diatas, yang paling baik untuk membuat kendang adalah kayu Nangka.

“Kayu ini akan menghasilkan bunyi yang bagus, karena kualitas kulit nangka lebih baik ketahanannya maupun bunyi yang dihasilkannya,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai harga kendang buatannya, pria sederhana dan ramah tersebut mengatakan untuk harga berpariasi. Yang jelas, harga sangat terjangkau dan tidak mengurangi kualitas suara dan bahan.

“Kalau harga dari ratusan ribu sampai jutaan ada, sesuai permintaan atau pesanan. Silahkan datang saja ke saung kendang bisa melihat langsung proses pembuatan dan yang sudah jadi,” pungkasnya.[ Red ]

Reporter by Andy Djava
News Warta Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini