News Warta Publik-Petai Cina (Leucaena leucocephala) adalah tumbuhan yang memiliki batang pohon keras dan berukuran tidak besar. Daunnya majemuk terurai dalam tangkai berbilah ganda. Bunganya yang berjambul warna putih sering disebut cengkaruk. Buahnya mirip dengan buah petai (Parkia speciosa) tetapi ukurannya jauh lebih kecil dan berpenampang lebih tipis. Buah petai cina termasuk buah polong, berisi biji-bibji kecil yang jumlahnya cukup banyak.

Petai cina oleh para petani di pedesaan sering ditanam sebagai tanaman pagar, pupuk hijau dan segalanya. Petai cina cocok hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Petai cina di Indonesia hampir musnah setelah terserang hama wereng. Pengembangbiakannya selain dengan penyebaran biji yang sudah tua juga dapat dilakukan dengan cara stek batang.

Manfaat petai cina bagi sebagian masyarakat ada yang memanfaatkannya sebagai lalapan sedangkan biji tua dapat dijadikan panganan botok yang dapat digunakan sebagai lauk dicampur ikan teri.

Daunnya yang halus sangat disukai hewan ternak kelinci ataupun kambing, belum diketahui apakah daunnya dapat dijadikan obat namun ada juga yang memanfaatkan biji petai cina sebagai obat cacing dengan menkonsumsi biji petai cina penyakit cacingan bagi anak-anak bisa jadi alternatif. [ Red ]

 

Andy Djava @newswartapublik
Editor UGD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini