Bandung, News Warta Publik – Hari minggu adalah hari yang ditunggu untuk berlibur, bersantai dan beristirahat dari aktifitas biasanya. Tetapi berbeda dengan Ormas Oi Bandung Lautan Api dan Ormas Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang kembali turun langsung dalam kegiatan ‘Berlibur’ atau (Bebersih Keliling Lembur) minggu pagi 31 Maret 2019.

sampah menjadi masalah utama bersama, Oleh karena itu Oi Bandung Lautan Api atau biasa disingkat ‘Oi Balap’ yang terhimpun di Lintas Komunitas Bandung Barat (LKB) ikut andil dalam kegiatan Bebersih Keliling Lembur Jilid 3. Kegiatan ini diusung oleh salah satu aktivis lingkungan Kang Rudy Praja dan kawan kawan, selain Oi Bandung Lautan Api kegiatan ini diikuti kurang lebih 40 komunitas Sekabupaten Bandung Barat dan melibatkan Tim Satgas 09 Citarum Harum.

Oleh karena itu, sudah menjadi agenda rutin tiap satu bulan sekali bagi Komunitas Kabupaten Bandung Barat untuk melaksanakan kegiatan Bebersih Keliling Lembur ‘Berlibur’ tersebut.

Kegiatan ini dibagi kebeberapa titik sampah, di jalan Desa Batujajar dari arah Graha Kencana, lalu longmarch dari Kecamatan Batujajar ke arah Tugu, kemudian longmarch dari Kecamatan Batujajar ke giri asih, di Desa Selacau dan lokasi terakhir di Desa Galanggang.

Sampah yang berserakan dikumpukan dengan cara dipungut lalu dimasukkan ke dalam trash bag ataupun karung berukuran besar, kemudian trash bag yang sudah penuh dinaikkan ke atas kendaraan pengangkut sampah untuk segera dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). sampah yang terkumpul dalam kegiatan tersebut mencapai 12 ton sampah.

Disela sela kegiatan Ketua dari Oi Bandung Lautan Api Nurul Ingsan Bil Mustofa (29), mengatakan
Kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan sehingga dapat mengundang bala bencana yang sewaktu waktu bisa datang kapan saja akibat sampah yang menggunung, terkhusus pada sampah plastik karena sampah plastik yang berserakan tidak mudah untuk bisa hilang, butuh waktu 10 tahun lebih agar sampah plastik dapat terurai dengan sendirinya.

“Bagi Ormas Oi Bandung Lautan Api kegiatan ini bukan hanya untuk membersihkan sampah tapi bisa dipakai ajang silaturahmi antar komunitas se-Kabupaten Bandung Barat agar hidup rukun dengan sesama manusia maupun dengan alam, “ujar Nurul Ingsan.

Rosis Aditya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini