Bogor, News Warta Publik-Maulidan Isbar “Muda Berkarya Nyata” sosok pemuda Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan segudang prestasi menggelar acara silaturahmi sekaligus mendeklarasikan diri dalam pencalonannya untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili provinsi jawa barat menuju Senayan pada Pemilu 2019 mendatang.

Silaturahmi dan Deklarasi dilaksanakan dirumah kediamannya, di Kampung Curug Mas RT 01/RW 12, Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Kamis 1 Maret 2018. Dihadiri para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para pemuda serta kedua orang tuanya dan para keluarga dan kerabat.

Acara berlangsung cukup sederhana, diawali dengan pengajian dilanjutkan dengan berbagai sambutan mulai dari sambutan sambutan diantaranya sambutan dari Ayahanda tercinta, H. Dodi Espe diteruskan sambutan beberapa Toga dan Tomas Desa bojonggede, diantaranya sambutan dari tokoh masyarakat Bojonggede, Riwanto dan berturut-turut sambutan dari para tokoh agama seperti: Ustadz Fahrurozi khotib, Ustadz Syarifudin, Ustadz H faidi rahmat dan Ustadz Munawar.
Dari berbagai sambutan tersebut, pada intinya, sangat bersyukur, menyambut baik dan mendukung akan niat dari Maulidan Isbar untuk mencalonkan diri menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Provinsi Jawa Barat pada umumnya dan Kabupaten Bogor serta terutama bagi seluruh masyarakat Bojonggede, pada Pemilu Legislatif tahun 2019 mendatang.
Walau tidak didukung dengan modal yang cukup tapi dengan niat, kemauan dan ikhtiar serta semangat yang tinggi, berharap semoga keinginan tersebut dapat terwujud dengan ridho Alloh SWT.

Maulidan Isbar “Muda Berkarya Nyata” dalam Orasi Deklarasinya menyampaikan banyak hal terkait niatnya untuk mencalonkan diri menuju Senayan sebagai Anggota DPD mewakili Provinsi Jawa Barat pada Pemilu 2019 mendatang.

“Niat ini memang mengagetkan, menjadi Surprise bagi Saya, menjadi kejutan bagi orang tua dan keluarga, melahirkan keheranan sejawat, kerabat bahkan semua yang mengenal saya”.

Karena Saya Maulidan Isbar hanya dengan modal usia 23 tahun dengan Ijazah SMA dan pernah mengenyam pendidikan pondok pesantren selama 6 tahun serta minim engalaman berorganisasi, hanya itu modal saya…! Tidak ada yang lain…! Pasti banyak orang tidak percaya, lalu mencibir, bahkan menggumamkan kata: Si Lidan tidak tahu diri,,, tidak punya uang ngapain nyaleg…?! ,” ungkap mantan Ketua Senat Fakultas Pariwisata Universitas Pancasila.
Lebih lanjut Lidan sapaan kesehariannya, yang juga Presiden HMPI (Himpunan Mahasiswa Pariwisata Indonesia) mengatakan penilaian tersebut tidaklah salah karena dunia politik telah melahirkan persepsi buruk bahwa politik identik dengan uang dan biaya tinggi, politik itu kotor dan busuk begitulah gambarannya.

Kesalahan itu tentu saja bukan terletak kepada generasi muda sebagai penerima ajaran akan tetapi lebih karena anak muda terlalu sering dipertontonkan banyak hal tidak elok para politisi kita. Lantas sampai kapan politik akan terus dimaknai seperti itu…?
Jadi solusinya, “anak muda jangan alergi dan menjauhi politik justru harus masuk ke akar utama permasalahan, ke inti pusaran. Saat ini yang diperlukan adalah keberanian anak muda Indonesia meregenerasi para pelaku culas politik,” imbuh santri muda ini pula.

Maulidan Isbar yang memiliki seabreg kegiatan dan segudang prestasi ini menuturkan, itulah alasan kuat yang mendorong saya untuk maju. Saya tidak perlu membuktikan kalau saja memasuki politik tanpa memilik uang yang banyak, modal saya hanya Rp 2,7 juta, saya memang tidak punya uang lebih dari itu. Saya juga tidak mau menyampaikan laporan harta kekayaan kepada KPK nanti, pasti saya menjadi calon termiskin di dunia, karena saya memang tidak memikiki apa apa…!
“Jadi alasan saya maju adalah untuk tujuan tadi. Menyalakan bara yang panas dijiwa para anak muda untuk mengambil bagian dalam perjuangan demi mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sesuai dengan harapan dan angan-angan,” ujar Pemenang 1 Orasi Hari tanpa tembakau Se-Dunia.

Untuk itu dengan memohon doa restu dari para guru saya, orang tua saya, kerabat saya, teman-teman saya, bekalilah saya dengan doa, tularkan spirit berjuang kepada saya, berikan energi positif untuk saya karena jalan menuju Senayan banyak belokan, tidak sedikit tanjakan, pasti harus melewati bebatuan, tantangan dan rintangan, hambatan dan godaan yang memabukkan.

Semoga kekuatan diberikan kepada saya untuk tetap tegak lurus berjuang dalam Amar Ma’ruf Nahi Munkar. Jika Alloh meridhoi maka jalan akan mulus dengan kasih sayang Alloh bisa memuluskan jalan saya menuju ke Senayan. Atau bisa juga sebaliknya, jika saya tidak berhasil, ini juga bentuk kasih sayang Alloh,” tuturnya. [ Red /Lekat ]

 

 

News Warta Publik

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini