Bogor, News Warta Publik – Pers, baik cetak maupun elektronik, sebagai sumber informasi berfungsi sebagai alat kontrol masyarakat dan juga menjadi agent of change, sebagaimana dirumuskan Goran Hedebro dibukunya “Communication and Social Change in Developing Nations”, bahwa media memiliki fungsi, diantaranya: pertama, memberi informasi. Kedua, melakukan sosialisasi. Ketiga, memberi motivasi. Keempat, mendidik. Kelima, mengembangkan kebudayaan. Enam, menyediakan hiburan. Tujuh, memfasilitasi terwujudnya integrasi.

Upaya membangun demokrasi pada masyarakat majemuk sesungguhnya memerlukan kehati-hatian, sebab bisa mengarah pada ancaman konflik. Dikonteks ini pers memiliki peranan penting. Pers menjadi tumpuan harapan untuk membuat liputan secara objektif dan profesional. Artinya harus fair, berimbang, akurat, menghindari kalimat-kalimat provokatif, dan tidak memanipulasi opini dan fakta.

Pers diharapakan berperan sebagai fungsi memuat gagasan-gagasan yang kreatif dan inovatif, serta berperan memelihara integrasi sosial yang multi etnis, dengan menjauhi hal-hal yang konrtroversial yang dapat memicu permusuhan. Para teman wartawan dan pengelola media diharapakan memiliki kearifan untuk menyuguhkan berita yang bermuatan budaya, pendidikan budaya, seni, agama, dan etika, untuk mempertegas karakter jati diri bangsa. Budaya perekat persatuan dan kesatuan, budaya jati diri bangsa Indonesia. SELAMAT HARI PERS NASIONAL (HPN) 2019.

Bogor. Jum’at, 1 Februari 2019

Andy Djava
Ketua Umum, Paguyuban Pecinta Wayang Golek Bogor Raya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini