Jakarta, News Warta Publik – Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Kasihhati menegaskan keberadaan organisasi wartawan FPII terlahir untuk membela dan pemperjuangkan keadilan bagi Insan Pers di tanah air yang selama ini mengalami diskriminasi dan ketidakadilan.

“FPII berkomitmen akan menjaga marwah organisasi pers untuk menegakkan Undang-Undang No 40 Tahun 1999 Tentang Pers yang selama ini sudah mulai di kriminalisasi Dewan Pers,” tegas Kasihhati saat memberikan sambutan pada acara HUT FPII ke 2 di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Selasa (5/3/2019).

Kasihhati juga mengingatkan kepada seluruh pengurus Setwil (pengurus provinsi) dan Korwil (pengurus kota/kabupaten) di daerah-daerah untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Pers dan tetap menjaga marwah organisasi serta siap memerangi Hoax terutama di tahun politik sekarang ini.

 

Untuk itu, FPII bersama sejumlah organisasi pers lainnya menyelenggarakan Kongres Pers Indonesia membentuk Dewan Pers Independent (DPI) yang digelar besok, Rabu (6/3) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kongres ini pembuktian bagi Insan pers agar terbebas dari belenggu ketidakadilan dan diskriminasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukkan nama anda di sini